Friday, June 13, 2014

Portfolio Unggas Di Indonesia



Jenis-Jenis Burung Di Indonesia.

         Mengenal Indonesia lebih jauh adalah hal yang sangat menarik dari keberagaman kekayaan alam yang ada di Indonesia. Mulai dari Alam Dan Budaya di Indonesia sangatlah Luas Bila Kita dapat mengekplore lebih dalam lagi. Salah satunya disini yaitu kekayaan alam Hayati yang tersimpan di alam indonesia. Bermacam - macam jenis binatang dan burung-burung yang ada di setiap daerah di indonesia. Tapi disini saya akan membahas atau membuat sedikit portfolio saya dengan tema" jenis-jenis burung di Indonesia".
Sangat Banyak Sekali Jenis atau macam burung-burung Di Indonesia bila di teliti satu persatu hee.. Tau sendiri dalam satu wilayah atau propinsi saja bila di eksplore sangatlah banyak jenis burung. Tapi biasanya dalam setiap daerah atau propinsi itu ada jenis Burung yang sangat terkenal atau sangat Khas. Contohnya Burung Kasuari dan Cenderawasih itu jenis burung dari irian jaya.

Tapi dalam koleksi foto-foto Burung yang ada di indonesia saya kali ini belumlah Kumplit, Baru ada beberapa jenis burung saja yang saya abadikan. Maklum belum ada rencana sebelumnya buat koleksi dan catatan pribadi untuk mengeksplore kekayaan alam indonesia lebih jauh. Hee
Tapi suatu saat pasti saya akan menyempurnakan catatan saya ini beserta nama-nama burung itu sendiri dan asalnya. Karena waktu itu saya cuma berkunjung saja buat rekreasi saja tanpa konsep, jadi ya tidak bawa catatan atau apa buat menulis jenis-jenis burung itu sendiri. 


Dalam foto- foto saya kali ini saya dapatkan dari Taman Burung Di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Karena disitu terdapat ratusan jenis burung-burung yang ada di indonesia berasal dari wilayah-wilayah di Indonesia.

Semua Foto Yang Ada di Blog ini adalah murni hasil jepretan saya sendiri, jadi dilarang mengkopi tanpa izin pemilik dan untuk kepentingan komersil . Hak cipta oleh Rahmadi subagiyo 2014.

Pintu Masuk Ke Taman Burung Di TMII.
Angsa Hitam

Burung Pelikan


Burung Merak Hijau







Burung Kasuari 






Burung Kasuari

Tuesday, June 3, 2014

Pre wedding and Wedding photography

Pada kesempatan kali ini saya akan belajar mengabadikan suatu moment yang sangat penting dan sakral dalam hidup ini, yaitu momen ketika pasangan suatu insan manusia telah menemukan jodoh atau suatu pilihan untuk menjalani bahtera rumah tangga yang abadi. Dengan adanya kamera foto saat ini memudahkan kita untuk mengabadikan momen dalam bentuk gambar yang dapat di simpan berupa file atau print out. Dengan demikian kita dapat mengenang suatu kejadian indah dan mengesankan dan bahkan dapat di jadikan cerita buat keturunan kita kelak.

Saat ini saya mau berbagi dan belajar mengabadikan suatu momen pre wedding dan wedding. Mungkin pertama kali saya katakan bahwasannya saya belum profesional dalam hal memotret pre wedd dan wedding. Tapi saya mencoba untuk belajar dan terus belajar tanpa henti sampai saya menemukan karakter dan keahlian yang pas. Dan dalam foto- foto ini nanti adalah hasil jepretan wedding dan prewedding yg pertama kali. Saya belum tau sama sekali cara mengarahkan si pasangan, posing yang menarik dan kain sebagainya. Tapi dengan niat yang ikhlas untuk belajar maka hal itu tidak jadi maslah besar buat kita. 

Baiklah mari kita saling belajar dan berbagi ilmu untuk mendapatkan hal yang sempurna, ya walaupun kesempurnaan hanya milik Allah SWT.

Demikian adalah hasil belajar saya memotret prewedding dan wedding yang Pertama kalinya semoga berkenan.










Monday, July 22, 2013

Geiranger Norway

Geirangerfjord

        Geiranger adalah salah satu wilayah yang sangat populer di Norwegia. Karena memang terdapat banyak sekali keindahan-keindahan alam yang dapat kita jumpai disana. Terutama dengan fjord-fjordnya yang indah dan air terjun yang terdapat di lereng-lereng gunung di sekitarnya menambah daya tarik tersendiri. Tidak heran kalau banyak sekali turis-turis mancanegara yang datang ke geiranger demi untuk melihat keindahan alamnya. Biasanya turis yang berkunjung ke tempat tersebut menggunakan kapal pesiar, tourbus, kendaraan pribadi berupa motorbike dan juga mobil. Dan bahkan mereka membawa mobil karapan sebagai tempat tinggal sementara selama mereka liburan. Biasanya mereka ada tempat camping tersendiri, selain bisa menghemat uang tempat tinggal selama mereka liburan juga sangat flexsibel berpindah-pindah tempat tanpa harus bayar mahal hotel atau hostel. 

           Biasanya sebelum datang ke suatu wilayah atau tujuan wisata kebanyakan orang melakukan browsing di internet atau pencarian suatu daerah yang menarik yang akan masuk daftar buku liburan. Selain memudahkan kita untuk mencari tempatnya juga sebagai suatu bentuk keyakinan bahwa daerah tersebut layak dikunjungi sehingga tidak menyesal dan bahkan puas. Saya sendiri sebelum berkunjung ke geiranger ini , saya melihat atau browsing dulu  di internet. Pertama sih saya mendengar dari kawan atau orang-orang katanya geiranger itu sangat indah sekali tempatnya. Kamu tidak menyesal kalau kamu pergi kesana begitu Katanya. Dan ternyata memang benar adanya, bahwa menyatakan langsung dengan mata telanjang lebih indah dari hanya sekedar gambar/foto.
Di bawah ini adalah foto panorama fjord di geiranger yang bisa saya abadikan. Karena waktu itu cuaca sedikit berawan sehingga foto tidak maksimal tapi semoga berkenan sebagai gambarannya.

         
Geirangerfjord , Norway 2013.
Dilihat dari atas sisi utara Downtown Geiranger.
Foto : Rahmadi Subagiyo 2013
Nature`s Attractions In Geiranger

1. Sevensisters waterfall

The Seven Sisters (De syv Sostrene) adalah salah satu air terjun paling banyak difoto di Geirangerfjorden. Itu terletak di samping pertanian ditinggalkan oleh pemiliknya Knivsflå, dan total tujuh air terjun guntur langsung ke fjord. Tapi sayang saat saya memotret air terjun ini airnya sedang surut, sehingga terlihat kecil dan cuma hanya terlihat enam air terjun. Mungkin akibat pemanasan global juga berdampak ke air terjun ini hee..
         

Sevensisters Waterfall (De syv søstrene) atau air terjun 7 bersaudara .
Foto :  Rahmadi Subagiyo
2. The Suitor

Frieren (air terjun peminang) terletak di sisi berlawanan dari Geirangerfjorden ke 7 air terjun bersaudara. Air teerjun  ini tidak terlalu tinggi tetapi membagi karena terjatuh menuruni gunung sehingga batu yang gundul terlihat di tengah-tengah air terjun, menyerupai botol.

Cerita berlanjut bahwa Frieren - pelamar - selamanya merayu De syv Sostrene - tujuh saudara - di seberang fjord, tapi ia selalu menolak, dan akhirnya ia menjadi begitu tertekan bahwa ia mengambil ke botol sebagai gantinya. 

The Suitor, Norway 2013.
Foto : Rahmadi Subagiyo
3. Flydalsjuvet

Flydalsjuvet menawarkan pemandangan yang mengesankan dan merupakan tempat yang bagus untuk foto gambar Geiranger dan Geirangerfjorden dengan banyak kapal pesiar nya. Salah satu motif yang paling terkenal dalam iklan Norwegia diambil dari titik ini.

Flydalsjuvet mudah diakses dari rute 63, 4 km dari pusat Geiranger menuju Grotli tentang. Para mencari poin berada di dua plateux, satu tinggi dan satu rendah dengan jalan setapak yang menghubungkan dua. Para mencari poin telah dimodernisasi sebagai bagian dari "Nasjonale turistveier" proyek dan fasilitas baru secara resmi dibuka pada upacara pada 21 Juni 2006.

The "Fjordsetet" instalasi, yang diresmikan oleh Ratu Sonja pada bulan September 2003 sebagai bagian dari perayaan 10 tahun Fjord lokal Norge AS Perusahaan, terletak di dataran tinggi yang lebih rendah.

Flydalsjuvet, NorwayFoto : Rahmadi Subagiyo 2013

Flydalsjuvet, Norway
 Atau sering disebut tempat melihat view pusat kota geiranger dari tempat yang  agak tinggi.
Foto : Rahmadi Subagiyo 2013




4. Dalsnibba

Dalsnibba adalah salah satu atraksi utama di Geiranger dan merupakan puncak gunung yang sangat populer bagi pengunjung ke daerah. Dari dataran tinggi Dalsnibba ada nafas-mengambil pandangan di Situs Warisan Dunia yang paling indah, terletak di lanskap pegunungan sekitarnya dengan Geirangerfjorden tepat di tengah.

Dalsnibba PLATEAU


Ada banyak tempat parkir di dataran tinggi, sebuah bangunan layanan baru dengan fasilitas toilet, toko dan kafe kecil. Anda dapat membeli kopi dan barang baru dipanggang, dan ada berbagai macam souvenir, pakaian dan buku.

Bangunan layanan, dibangun dari batu alam, kayu dan kaca dengan atap seng, terletak ke arah ujung utara dataran tinggi.


NIBBEVEGEN

The Nibbevegen jalan mengarah turun dari Djupvasshytta, dari 1.038 meter di atas permukaan laut mencari titik Dalsnibba, sekitar 1500 meter di atas permukaan laut. Sampai di sini di udara bracing, Anda akan mengalami pandangan yang tak terlupakan dari alam liar, pegunungan yang tertutup salju dan panorama seluruh Situs Warisan Dunia.

Jalan Nibbevegen, yang merupakan proyek perintis dan simbol pariwisata Geiranger, dibuka pada tahun 1939. Indah panorama dari atas termasuk fjord, puncak gunung dan medan gunung yang tinggi, dan merupakan suatu keharusan ketika mengunjungi Geiranger.

Nibbevegen adalah jalan tol dan biasanya buka dari bulan Juni sampai Oktober. Di bagian atas terdapat fasilitas termasuk toko suvenir kecil dan toilet.
Ket : http://www.geiranger.no/index.php/en/nature-attractions/117-dalsnibba.html
Dalsnibba, Norway.Tampak dari lembah namun tidak terlihat tinggi di foto
padahal secara langsung dilihat oleh mata sangat tinggi sekali.
Foto : Rahmadi Subagiyo 2013

Dalsnibba, Norway.
Fasilitas tersedia di tempat ini terlihat di Board information, padahal di puncak
gunung sekitar 1500 m o h. dari permukaan laut.
Foto : Rahmadi Subagiyo 2013
Puncak Dalsnibba, Norway.
Puncak ini biasanya selalu diselimuti awan atau kabut jika menjelang malam.
Foto : Rahmadi Subagiyo 2013.


5. The Knot

Pembangunan jalan yang dikenal sebagai Knuten (Knot) tetap seperti itu ketika dibuka 1882. Itu dibangun dalam hubungannya dengan jalan Geirangervegen untuk mendapatkan tinggi dan untuk menaklukkan medan yang sulit.

Konstruksi batu menampilkan karya rekayasa yang luar biasa dan merupakan pengingat penting dari perintis yang dibangun dari tahun 1881 sampai Geirangervegen itu dibuka pada tahun 1889.
Ket : http://www.geiranger.no/index.php/en/nature-attractions/123-knuten.html

The " Knot"/ Knotten,  Norway.
Foto : Rahmadi Subagiyo 2013


The " Knot"/ Knotten,  Norway.
Foto : Rahmadi Subagiyo 2013




6. EAGLE´S ROAD/ EAGLE´S BEND

Eagle`s Road/Eagle`s Bend,  Norway.
Foto : Rahmadi Subagiyo 2013

The Eagle Bend adalah nama dari bentangan curam jalan yang berjalan ke gunung dari Geiranger menuju Eidsdal pada rute 63. Liku-liku jalan melalui 11 hairpin tikungan dari Geirangerfjorden sampai titik tertinggi 620 meter di atas permukaan laut di Korsmyra.


EAGLE'S BEND DAN EAGLE'S ROAD

Jalan Elang resmi dibuka pada tanggal 15 September 1955 dan memberikan desa Geiranger dengan ruas jalan sepanjang tahun. Ini menjadi daya tarik wisata dari hari pertama, dan memperoleh namanya karena di atas itu berlari melalui wilayah yang secara tradisional dikaitkan dengan tingginya jumlah elang. Nama ini juga menunjukkan sesuatu yang liar dan spektakuler dan, jika Anda berkendara di sepanjang jalan ini, yang adalah apa yang Anda akan mengalami, terutama jika Anda berhenti di tikungan Eagle, yang adalah teratas tikungan tajam. Hal ini dimungkinkan untuk parkir di sini dan membuat sebagian besar dari pandangan besar atas Geiranger, Geirangerfjorden dengan kapal pesiar yang banyak, De syv Sostrene air terjun dan pertanian gunung Knivsflå. Sebagai bagian dari "Nasjonale turistveier" Proyek dijalankan oleh Norwegia Jalan Administrasi Publik, mencari titik di Ørnesvingen baru-baru ini telah ditingkatkan dan dibuka dalam sebuah upacara sederhana pada 21 Juni 2006.

Pada curam, jalan Elang memiliki gradien 10%, yang dapat menjadi tantangan untuk mobil di musim dingin. Jalan juga telah digunakan untuk menguji kesesuaian mobil 'untuk kondisi mengemudi musim dingin. Panjang maksimum yang diizinkan mobil / truk adalah 15 meter.


Eagle`s Road/Eagle`s Bend,  Norway.
Foto : Rahmadi Subagiyo 2013


Tuesday, March 19, 2013

Satu Jam Saja




RAHMADI SUBAGIYO PHOTOGRAPHY 2013
Copyright © 2013. All Rights Reserved
       Seperti judul di atas satu jam saja ini bukan judul lagu atau judul film Lhoo hee...berarti waktu yang sangat cepat sekali   jika kita ingin  melakukan sesuatu kegiatan, kerja, aktivitas dan lain-lain hanya dalam waktu tersebut. Untuk mendapatkan suatu hasil yang maksimal paling tidak dibutuhkan persiapan, kecepatan ,ketangkasan , kejelian, dan ketepatan mungkin masih kurang yang saya sebutkan itu anda bisa menambahkan sendiri :)..  Nah dari situ kita bisa menila sendiri hasil yang kita dapat setelah melakukan suatu aksi atau aktivitas dalam waktu yang terbatas itu. Jika dalam hasil yang kita peroleh belum memuaskan atau tidak memuaskan , berarti masih ada hal yang harus kita pelajari lagi. Tergantung dari hal yang akan kita lakukan bila suatu aktivitas itu berencana berarti segala sesuatu telah dipersiapkan sebelumnya kemungkinan besar hasil akan memuaskan. Dan apabila aktivitas  itu tidak berencana atau dadakan, kemungkinan hasil yang diperoleh juga tidak maksimal atau tidak sesuai dengan kemauan kita. Ya tergantung juga sih dari keahlian atau kepiawean dari individual yang melakukan. 

Nah disini saya termasuk salah satu dari aktivitas yang tidak berencana atau dadakan, mangkanya hasil yang saya peroleh juga pas-pasan saja hee.. Karena dalam hal ini saya sama sekali tidak berniat hunting namun melihat  momen yang sangat menarik dan sangat langka memaksa saya untuk memotret dan mengabadikan momen tersebut walau persiapan tidak terpikir sebelumnya. Contohnya mempersiapkan alat seperti lensa itu paling tidak sudah dalam keadaan bersih tanpa debu pada saat itu saya beruntung membawa blower pembersih lensa kalau tidak mungkin hasil dari foto saya akan terdapat noda atau flare semua , battery dalam keadaan full , tripod sudah siap dan memori juga memungkinkan spacenya. Tapi saya sangat puas dapat mengejar momen itu dan mengabadikannya walaupun harus berlari-lari dan dengan hasil yang tidak maksimal. 

Benar-benar hanya satu jam saja saya memotret di tempat ini ( huk Beach ) karena memang waktunya yang  sudah menjelang malam dan awan yang menggumpal itu cepat sekali hilang membuat saya beranjak meninggalkan tempat itu. Yah dengan hasil yang hanya satu jam itu mudah-mudahan memberi suatu kenangan tersendiri dan mempunyai cerita yang tidak mungkin terlupakan di Huk Beach ini.
Karena di Huk Beach inilah salah satu tempat terfavorit saya untuk  memotret,berkarya, refreshing dan lain sebagainya.. yah walapun tempat yang sama namun pastinya dengan momen  yang berbeda. Mungkin saya akan merindukan tempat ini jika nanti saya sudah tidak berada di Oslo lagi. Hanya foto-foto inilah yang akan mengingatkan dan mengobati rasa kangen yang ada.

Baiklah sahabat semua mungkin cerita diatas hanyalah kejadian yang saya alami saat ini dan juga nanti jika saya sudah benar-benar pergi dari Oslo. Akankah saya bisa kembali ke tempat ini nantinya? Hanya Allah yang Tahu.. itu rahasia Allah. Seperti sebelumnya saya ada di Oslo, saya tidak berpikir sedikitpun akan sampai disini dan sampai tempat ini. Karena itu adalah salah satu Rahasia Allah SWT, mungkin dari sahabat semua tidak terfikir akan kemari tapi jika Allah berkehendak anda harus siap heee...

Okelah sahabat semua itu hanya sedikit cerita atau coretan dari saya yang mungkin tidak terlalu penting bagi sahabat semua, tapi bagi saya ini adalah salah satu cerita hidup dan pengalaman hidup saya hingga saat ini. 

Untuk itu selain cerita di atas saya juga akan bercerita melalui gambar-gambar di bawah ini. yah ala kadarnya saja hee... semoga bisa dinikmati oleh sahabat semua dan semoga berkenan ... Salam -R-




Huk Beach Oslo, Norway.


Gumpalan  Awan yang merah dan sangat rendah sekali seperti akan terjadi badai saat itu.





















Huk Beach Oslo, Norway

RAHMADI SUBAGIYO PHOTOGRAPHY 2013
Copyright © 2013. All Rights Reserved

Huk Beach Oslo Norway.

RAHMADI SUBAGIYO PHOTOGRAPHY 2013
Copyright © 2013. All Rights Reserved

Huk Beach Oslo Norway.

RAHMADI SUBAGIYO PHOTOGRAPHY 2013
Copyright © 2013. All Rights Reserved
Huk Beach Oslo Norway.

RAHMADI SUBAGIYO PHOTOGRAPHY 2013
Copyright © 2013. All Rights Reserved

Huk Beach Oslo Norway.

RAHMADI SUBAGIYO PHOTOGRAPHY 2013
Copyright © 2013. All Rights Reserved

Huk Beach Oslo Norway.

RAHMADI SUBAGIYO PHOTOGRAPHY 2013
Copyright © 2013. All Rights Reserved


Huk Beach Oslo Norway.

RAHMADI SUBAGIYO PHOTOGRAPHY 2013
Copyright © 2013. All Rights Reserved

Huk Beach Oslo Norway.

RAHMADI SUBAGIYO PHOTOGRAPHY 2013
Copyright © 2013. All Rights Reserved
Huk Beach Oslo Norway.

RAHMADI SUBAGIYO PHOTOGRAPHY 2013
Copyright © 2013. All Rights Reserved

Huk Beach Oslo Norway.

RAHMADI SUBAGIYO PHOTOGRAPHY 2013
Copyright © 2013. All Rights Reserved

Huk Beach Oslo Norway.

RAHMADI SUBAGIYO PHOTOGRAPHY 2013
Copyright © 2013. All Rights Reserved

Huk Beach Oslo Norway.

RAHMADI SUBAGIYO PHOTOGRAPHY 2013
Copyright © 2013. All Rights Reserved

Huk Beach Oslo Norway.
Saat itu awan rendah itu mulai berjalan namun tidak merata, hanya seperti gumpalan kabut dan seperti akan terjadi tornado hee


RAHMADI SUBAGIYO PHOTOGRAPHY 2013
Copyright © 2013. All Rights Reserved

Huk Beach Oslo Norway
Batu yang disusun ini mungkin dulunya adalah bekas suatu bangunan yang dibuat sebagai restoran atau pos jaga saat summer.

RAHMADI SUBAGIYO PHOTOGRAPHY 2013
Copyright © 2013. All Rights Reserved

Huk Beach Oslo Norway

RAHMADI SUBAGIYO PHOTOGRAPHY 2013
Copyright © 2013. All Rights Reserved

Huk Beach Oslo Norway
Saat memotret ini terjadi snowing tiba-tiba dan seketika juga hilang, suasana mulai gelap dan sepi membuat daerah ini menjadi sunyi dan mencekam.

RAHMADI SUBAGIYO PHOTOGRAPHY 2013
Copyright © 2013. All Rights Reserved